Ibuku

Nama : Yuni
Nim : 12001201
Kelas : 1F

Judul biografi : Ibuku

Ibu adalah orang yang melahirkan kita ke dunia. Ibu adalah wanita yang sangat aku cinta. Ia adalah wanita yang telah membesarkanku, merawatku, mendidikku, dan orang yang sangat aku kagumi. Ia adalah wanita yang sangat tangguh, penyayang, penyabar, pantang menyerah, dan tiada kasih yang terputus darinya untukku. Menurutku, kasih ibu tiada pernah terbayarkan oleh apapun selain bagaimana kita bisa membuatnya bangga.


Ibuku bernaman Mona, ibuku orang yang sederhana, kegiatan sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga, dan terkadang ia ikut membantu bapak dalam mengurus pekerjaan di kebun. Ibu orang yang sangat kuat, ia bisa membagi waktu dalam mengurus keluarga, anak anaknya. Ia memiliki banyak pekerjaan, namun ia tidak pernah mengeluh dan lelah dalam mengurus pekerjaannya setiap hari. Sebagai ibu rumah tangga, kehidupan ibu sangat sibuk, mengurus semua kebutuhan keluarga, bahkan ibu harus bangun lebih awal untuk mempersiapkan sarapan untuk keluarga, membersihkan rumah, dan mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan pekerja nore karet di kebun.


Ibuku sudah tidak muda lagi, ia lahir pada tanggal 05 - 06 - 1963, namun ia tetap semangat dan pantang menyerah dalam melakukan rutinitas setiap hari. Bila ada waktu luang, ibuku sangat memanfaatkannya untuk membaca buku. Walaupun, ibuku tidak lulusan dari perguruan tinggi, ia bisa mengurus keluarga dengan sangat baik. Ibuku adalah wanita yang sangat tangguh, ia rela mengurus semuanya demi kebahahagiaan keluargaku.


Ibuku sangat hobi memasak, karena sudah terbiasa memasak dari remaja, maka ia juga mengajariku untuk melakukan apa yang ia sukai, agar aku juga bisa memasak sepertinya. Ibuku tidak suka menghambur-hamburkan uang untuk membeli yang tidak dibutuhkan, ibuku selalu mengajari aku untuk berhemat. Aku belajar banyak hal dari ibuku, dia wanita yang sangat tangguh, wanita yang sangat aku cintai, wanita yang sangat berarti dalam hidupku, tanpanya aku tidak akan pernah ada didunia dan tanpanya pula aku tidak akan pernah menjadi seperti ini. Aku bangga mempunyai ibu sepertinya.


Ibu yang selalu aku banggakan, ibu yang selalu bisa membuat anak-anaknya bahagia, dan demi kebahagiaan anak-anaknya bapak dan ibu harus bekerja keras setiap hari. Ibuku tidak pernah bermalas-malasan karena ibuku tahu bahwa kesuksesan akan tercapai jika kita rajin berusaha dan berdo’a, itu yang ibu ajarkan kepadaku.
Ibu merupakan sosok yang sangat saya banggakan dan saya hormati. Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan biografi singkat mengenai ibu saya. Ibunda saya bernama Mona. Ibu lahir dikampung , Ibu lahir dari keturunan Madura, ayah beliau bernama Asmin yang berasal dari Madura , sedangkan ibu beliau bernama Nija yang berasal dari Madura juga. Ibu merupakan anak ke 4 dari 4 bersaudara namun hanya beliau saja yang Allah kasik umur panjang sampai sekarang dan saudara saudara yang lainnya sudah meninggal sejak baru lahir. ibu adalah sosok yang hebatnya luar biasa walaupun tidak pernah sekolah dan tidak pernah merasakan sekolah tinggi, namun bagi aku ibu ku adalah seorang pahlawan dalam keluarga. Dan selain itu ibu ku adalah penganti dari seorang ayah dalam keluarga, dan Ayah meninggal dunia pada tahun 2015 sejak aku masih SMP dan dari situlah ibu ku sebagai penganti nya. Kendala tersebut tidak mematahkan semangat ibu. 
            Pada tahun 2007 ibu melahirkan seorang anak laki laki , adikku diberi nama saifullah. Dan itu adalah anak terakhir yang paling bungsu dan ibupun sangat sayang kepada anak bungsu yang ditinggal oleh ayah sejak umur 9tahun karena dia dipanggil anak yatim. dan sejak pemergian ayah ibu setiap ingat kepada ayah dia selalu menangis tanpa sepengetahuan anak anaknya karena dia tidak mau anak anaknya tau dengan kesedihan yang ia rasakan.
       Ibuku merupakan sosok yang sangat aku kagumi. Selain karena ketekunannya dan kerajinannya, ibu juga merupakan sosok wanita yang sangat tegar dan ikhlas. Hal tersebut terlihat ketika ayahku sudah pergi meninggalkan ibu. ibu berusaha untuk selalu ikhlas dan tenang Ibu merupakan sosok yang sangat saya banggakan dan sangat saya hormati.
  Ibuku merupakan sosok yang sangat aku kagumi. Selain karena ketekunannya dan kerajinannya, ibu juga merupakan sosok wanita yang sangat tegar dan ikhlas. Hal tersebut terlihat ketika ayahku pergi meninggalkan ibu. Ibu berusaha untuk selalu ikhlas dan tenang di hadapan anak-anaknya. Ibu selalu mengatakan padaku “Kak, kejarlah ilmu setinggi mungkin. Banggakan ayah dan ibu.”, hal itu yang menjadi semangat belajarku saat ini. hadapan anak-anaknya. Ibu selalu mengatakan padaku “Kak, kejarlah ilmu setinggi mungkin. Banggakan ayah dan ibu.”, hal itu yang menjadi semangat belajarku saat ini.Terima kasih ibu untuk perjuangannya selama ini untuk membanggakan anak anaknya.

Komentar